REPUBLIKA.CO.ID,BAGHDAD - Seorang Imam Syiah asal Irak yang berpengaruh pada Sabtu (9/4) mengatakan bahwa dia akan mengajak pengikutnya melakukan tindakan dalam melawan tentara Amerika Serikat jika Washington memungkiri janjinya menarik tentara pada akhir 2011.
"Jika tentara AS tidak meninggalkan Irak, kami akan meningkatkan perlawanan militer dan mengaktifkan kembali kegiatan Tentara Mahdi," kata Imam Muqtada Al Sadr dalam pernyataannya yang dibacakan oleh seorang juru bicara di depan ribuan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar